Profil Sekolah
SMA Negeri 1 Pare Kab.
Kediri terletak lebih kurang 25 Km dari pusat pemerintahan Kab. Kediri. SMA
Negeri 1 Pare beralamat di Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa No. 41 Pare dengan
nomor telepon dan fax. (0354)391132 dengan alamat website http://sman1pare.sch.id dan email : info@sman1pare.sch.id
Lokasi SMA Negeri 1 Pare sangat
strategis karena berada di tengah kota yang dikelilingi oleh sarana umum milik
Pemerintah Kab. Kediri, misalnya:Masjid Agung An Nuur,Stadion Olah Raga Canda
Bhirawa, dan RSUD Pare.
Dari segi transportasi SMA
Negeri 1 Pare sangat mudah dijangkau oleh angkutan umum dari berbagai jurusan.
Sejarah singkat berdirinya SMA
Negeri 1 Pare.
Sejak tahun 1962 telah timbul
suatu inisiatif baik dari warga masyarakat kota Pare maupun dari Pemerintah
Daerah Kabupaten Kediri untuk mendirikan Sekolah Lanjutan Atas (SMA) di kota
Pare. Mengingat banyaknya anak-anak yang mengalami kesulitan untuk melanjutkan
sekolahnya setelah mereka dapat menyelesaikan pendidikannya di SMP.
Kemudian setelah melalui
diskusi dan usaha akhirnya dibentuklah suatu yayasan dengan nama “YAYASAN
DWIKORA” dengan akta notaris R. Suroso tanggal 10 Oktober 1964 Nomor 6.
Pada tahun 1962 itulah juga
didirikan SMA DWIKORA dengan kepala sekolahnya Bapak Syamsudin (alm), tempat
belajarnya masih numpang di SD Pare III, V, VI dekat ringin budho Pare (Pare
kota), waktu belajarnya sore hari, berjalan sampai tahun 1964. Akhirnya pada
tahun 1964 itu juga Yayasan berhasil membeli tanah dan membangun gedung
bertempat di jalan kediri dekat stadion Canda Bhirawa Pare Jl. Kediri No. 80
Pare atau sekarang dengan nama Jl. Pahlawan Kusuma Bangsa No. 41 Pare.
Pada tanggal 1 Januari 1967 SMA
DWIKORA dijadikan SMA Negeri dengan No. 390, Keputusan Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan tanggal 9 Desember 1967 Nomor : 060/D/2/67 dengan kepala sekolah
Bapak Muljono Mardi Siswojo dilanjutkan oleh Bapak Bijono, BA.
Pada tanggal 2 Juli 1973 dengan
akte notaris Bapak R. Suroso No. 1 Yayasan DWIKORA diganti dengan nama
Yayasan Pendidikan “CANDA BHIRAWA”
Kemudian pada tahun 1974
Pemerintah mendirikan SMPP (Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan), dan SMA
Negeri Pare dijadikan SMPP (selanjutnya SMPP sekarang menjadi SMA Negeri 2
Pare), gedungnya di Desa Pelem depan RSUD Pare dengan kepala sekolah Bapak Drs.
Soekaton, gedung SMA milik yayasan DWIKORA ditempati siswa kelas 1 SMPP (pagi
hari) dan SMEA 17 Pare (sore hari).
Kemudian pada tahun 1980
Pemerintah mendirikan lagi SMA Negeri Pare, SK Mendikbud 30 Juli 1980 Nomor :
0206/0/1980, tempatnya memakai gedung milik yayasan DWIKORA atau Yayasan CANDA
BHIRAWA sekarang ini, sedangkan SMEA 17 Pare dipindah ke Desa Bendo.
Adapun luas tanah dan bangunan
milik SMA Negeri 1 Pare adalah tanah 6.165 m2, bangunan 2.257 m2, luas halaman
1.973 m2, luas lapangan olah raga 1.935 m2, dan pagar tembok keliling 400 m2.
Sejak tahun pelajaran 2006/2007
SMA Negeri 1 Pare secara mandiri terus memperluas jumlah dan meningkatkan
kemampuan guru dibidang TIK, menambah fasilitas, mengembangkan bahan ajar
berbasis TIK, dan membangun situs (website sekolah).
SMA Negeri 1 Pare mulai tahun
pelajaran 2007/2008 ditetapkan sebagai rintisan Sekolah
Kategori Mandiri (SKM)
/ Sekolah Standar Nasional (SSN) dibawah pembinaan Direktorat
Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Managemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional. Pada tahun yang sama SMA Negeri 1 Pare
ditetapkan sebagai salah satu sekolah rintisan Pusat
Sumber Belajar (PSB)/Learning Resource Center (LRC), antara lain melalui pembelajaran
berbasis web (Web
Based Learning/WBL).
SMA Negeri 1 Pare pada tahun
pelajaran 2012/2013 memiliki 24 rombongan relajar yang terdiri dari 8 rombel
Kelas X, 8 rombel kelas XI (terdiri 4 rombel program Ilmu Alam dan 4 rombel
program Ilmu Sosial), dan 8 rombel kelas XII (terdiri 4 rombel program Ilmu
Alam dan 4 rombel program Ilmu Sosial).
SMA Negeri 1 Pare dibina oleh
tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang berkompeten dibidangnya. Jumlah
tenaga pendidik yang berstatus PNS sebanyak 51 orang terdiri dari 22 orang guru
laki-laki dan 29 orang guru perempuan, sedangkan tenaga guru yang berstatus Non
PNS sebanyak 7 orang terdiri dari 5 guru laki-laki dan 2 guru perempuan. Jumlah
guru yang sudah lupus sertifikasi sampai dengan tahun 2013 berjumlah 50 orang.
Untuk tenaga kependidikan SMA
Negeri 1 Pare mimiliki 6 pegawai berstatus PNS dan 13 pegawai berstatus Non
PNS. Untuk tenaga kependidikan ini tersebar mulai tenaga administrasi
kesiswaan, keuangan, kurikulum, teknisi perpustakaan, laboran, uks, toko
sekolah, satpam, dan kebersihan.


Posting Komentar